RSS

Sunday, January 13, 2013

Aku sebut ini perjalanan




Hidup. Kita berjalan dalam sebuah lorong yang disebut kehidupan. Lorong yang tidak akan  selamanya terang benderang. Bertabur kilau cahaya, dan semua terlihat jelas tanpa samar. Terkadang, kita diharuskan menempuh lorong gelap, lembab, dingin, dan sesekali sempit. Terkadang, kitapun merasakan sesak yang begitu menyiksa. Hampa yang terasa tak akan berujung.
Tetapi, di setiap lorong yang bernama kehidupan, pasti kita ditemani Dzat Yang Maha Perkasa. Dialah yang akan menuntun di jalan gelap gulita sekalipun. Mengarahkan kita agar tidak hanya melihat dengan indera, tetapi juga dengan hati. Melapangkan saat kita terhimpit ruang sesak. Memberi udara kebahagiaan yang kekal.
Terkadang, tanpa kita sadari, kita lelah menempuh lorong menyakitkan ini. Rasanya sudah tak ada lagi daya dan semangat untuk menjalani semuanya. Rasanya, lorong yang menyiksa ini tidak memiliki akhir. Lelah dan ingin menyerah. Hanya itu saja yang terasa.
Sungguh ya Rabb, kenapa lorong kehidupan ini terlalu curam, berliku, dan memiliki banyak persimpangan. Andaiku bisa, sekedar menaruh lelahnya hati ini menjalani semuanya di haribaanMu. Menitipkan semua rencana dan harapan yang ku rancang. Lorong yang kuharapkan terang benderang dan sejuk membahagiakan. Ya Rabb, buat aku mengerti  takdir kehidupan dariMu...

0 comments:

Post a Comment