Setelah membaca, aku pun merenungi apakah aku sudah menjadi pribadi remaja yang berbahagia?
Pelajaran dari prinsip-prinsip yang ada pada buku tersebut memang sangat membantu agar kita, kaum ramaja, dapat mencapai titik kebahagiaan sesuai dengan masanya. Penerimaan diri menjadi kunci utama agar kita bahagia. Dengan menerima diri sendiri apa adanya, kita tidak akan menuntut banyak pada diri sendiri. Hal ini membuat kita menjadi ringan dalam berdamai dengan diri sendiri. Selanjutnya adalah, bagaimana kita mengerti konsep bahwa tidak ada satu manusia pun yang sempurna di dunia ini. Maka, sepatutnya, janganlah kita menuntut orang lain agar terlihat sempurna. Baik itu orang tua, sahabat, teman, kekasih dan orang-orang di sekitar kita. Hal yang terpenting adalah, agar kita tidak terlalu mempedulikan dan memikirkan apa yang ada dipikiran orang lain mengenai kita. Sadarilah bahwa kita tidak selalu diterima oleh orang lain dan kita tidak dapat mengatur apa yang dipikirkan orang lain terhadap kita. Mereka bisa saja memiliki pandangan negatif dan pemikiran yang kurang tepat terhadap kita, sadarilah bahwa kita tidak dapat menahan dan mencegah peikiran tersebut. Yang dapat kita lakukan adalah, sedikit saja menoleh, tapi lanjutkan kebahagiaan kita. Jangan biarkan pendapat orang lain merusak kebahagiaan yang kita punya :)

