Sunday, December 30, 2012
Wednesday, May 30, 2012
The other passion
at 5:15 AM
Saya adalah seseorang mahasiswi aktif semester 6 di salah satu universitas swasta di Jakarta.
Passion saya adalah komunikasi dan berhubungan dengan orang lain.
Seiring berjalannya waktu,ada satu passion atau gairah baru yang muncul atau mungkin sebenernya udh jadi bakat bawaan yang di turunkan oleh mama saya. Sekedar tambahan informasi,mama saya adalah salah satu perawat senior di salah satu rumah sakit besar di Jakarta.
Passion yang akhir-akhir ini muncul adalah MENJADI DOULA. Oh Tuhan, knapa passion itu yang muncul.
Hal ini berawal dari rasa ingin tahu ku yang besar mengenai kehamilan dan proses melahirkan. Saya versus aha me browsing untuk membaca artikel-artikel dan juga saya sering sekali me-YouTube untuk melihat video-video mengenai proses kehamilan dan melahirkan. Sungguh saya sangam terkesan dengan proses alam tersebut. Dari sekian cuplikan video, saya amat terkesan dan tertarik pada peran seorang Doula.
Saya juga merasa tertarik karena di Indonesia khususnya, melahirkan secara alami dan menenangkan masih sangat susah ditemui. Hal ini karena masyarakat kurang teredukasi mengenai hal ini. Saya sangat penasaran dan ingin menjadi Doula, meskipun saya belum pernah merasakan kehamilan dan proses melahirkan.
Tapi, apa saya bisa menjadi Doula dengan latar belakang pendidikan yang sangat jauh dari ilmu kebidanan?
Aaaaaaaaaaaa ini satu passion baru yang pengen sekali saya wujudkan!
Monday, May 7, 2012
Already tired enough
at 4:01 AM
Andai aku bisa meminta kehidupan sesuai keinginanku pada Tuhan, rasanya aku ingin meminta kehidupan yang layak dan bahagia. Bukannya aku tidak bersyukur dengan apa yang sudah Tuhan berikan, tapi aku sudah cukup lelah menahan segala perasaanku dan segenap egoku agar aku tetap bertahan dan menjadi anak yang baik.
Sudah sejak umur 4 tahun aku merasakan hidup yang sama sekali tidak mudah. Dari perceraian oorang tua, hidup dengan ibu tiri yang sungguh semena-mena,dan masih banyak hal lain yang aku rasa sungguh menyesakkan.
Ya Allah, ingin rasanya aaku lari. Jauh ketempat dimana hanya ada aku dan kebahagiaanku. Aku ingin menakmati apa yang disebut kebahagiaan. Ingin ku menangis, hanya untuk sekedar melepaskan rasa sesakku. Orang-orang di sekelilingku juga mungkin tidak memperdulikan kebahagiaan itu.
Ya Allah,otakku sudah cukup penat akan semua hal. kadang ku berfikir,kenapa harus aku?
Sudah sejak umur 4 tahun aku merasakan hidup yang sama sekali tidak mudah. Dari perceraian oorang tua, hidup dengan ibu tiri yang sungguh semena-mena,dan masih banyak hal lain yang aku rasa sungguh menyesakkan.
Ya Allah, ingin rasanya aaku lari. Jauh ketempat dimana hanya ada aku dan kebahagiaanku. Aku ingin menakmati apa yang disebut kebahagiaan. Ingin ku menangis, hanya untuk sekedar melepaskan rasa sesakku. Orang-orang di sekelilingku juga mungkin tidak memperdulikan kebahagiaan itu.
Ya Allah,otakku sudah cukup penat akan semua hal. kadang ku berfikir,kenapa harus aku?
Wednesday, April 4, 2012
Remaja yang bahagia.
at 7:54 AM
Siang tadi, aku bermain ke perpustakaan kampus. Awalnya, aku sama skali ga ada tujuan apapun ke perpus. Cuma pengen ngisi waktu sambil nunggu si mas ku selesai kuliah. Berjalan dari lorong ke lorong, tak tau buku apa yang ingin aku ambil hanya sekedar untuk dibaca. Sampai akhirnya, aku berhenti di deretan buku-buku mengenai pengembangan diri. Merasa tertarik dengan sederet kumpulan buku-buku, lalu kupilih satu buku yang terlihat seperti buku lama. Sampulnya sudah terlihat usang meskipun tersampul dengan rapih dan lembaran kertasnya pun sudah mulai berwarna kuning danagak lecek seperti sering dibaca. Buku tersebut berjudul "MENJADI REMAJA BAHAGIA" dan pengarangnya adalah Andrew Matthew. agak asing dengan pengarangnya, tetapi aku tertarik karena judul buku yang sangat memikat :) Celingak-celinguk, aku mencari spot paling nyaman untuk membaca buku agar aku awet untuk berlama-lama menyelesaikan buku tersebut karena halamannya tidak terlalu tebal. Halaman per halaman, aku seperti terbawa, terhentak dan tersadarkan. Secara singkat, buku tersebut menyadaran bahwa untuk bahagia, kita hanya perlu menerima diri kita sendiri apa adanya, memaafkan diri sendiri, beradaptasi dengan lingkungan dan yang terpenting adalah, kita jangan selalu memikirkan apa yang ada dipikiran orang lain tentang kita.
Setelah membaca, aku pun merenungi apakah aku sudah menjadi pribadi remaja yang berbahagia?
Pelajaran dari prinsip-prinsip yang ada pada buku tersebut memang sangat membantu agar kita, kaum ramaja, dapat mencapai titik kebahagiaan sesuai dengan masanya. Penerimaan diri menjadi kunci utama agar kita bahagia. Dengan menerima diri sendiri apa adanya, kita tidak akan menuntut banyak pada diri sendiri. Hal ini membuat kita menjadi ringan dalam berdamai dengan diri sendiri. Selanjutnya adalah, bagaimana kita mengerti konsep bahwa tidak ada satu manusia pun yang sempurna di dunia ini. Maka, sepatutnya, janganlah kita menuntut orang lain agar terlihat sempurna. Baik itu orang tua, sahabat, teman, kekasih dan orang-orang di sekitar kita. Hal yang terpenting adalah, agar kita tidak terlalu mempedulikan dan memikirkan apa yang ada dipikiran orang lain mengenai kita. Sadarilah bahwa kita tidak selalu diterima oleh orang lain dan kita tidak dapat mengatur apa yang dipikirkan orang lain terhadap kita. Mereka bisa saja memiliki pandangan negatif dan pemikiran yang kurang tepat terhadap kita, sadarilah bahwa kita tidak dapat menahan dan mencegah peikiran tersebut. Yang dapat kita lakukan adalah, sedikit saja menoleh, tapi lanjutkan kebahagiaan kita. Jangan biarkan pendapat orang lain merusak kebahagiaan yang kita punya :)
Monday, February 27, 2012
London.
at 7:35 AM
London. Suatu kota yang sudah kuimpikan sejak masih duduk di bangku SMP. selain Makkah dan Madinah, kota ini benar-benar ku impikan. entah mengapa, London sangat menarik perhatianku. dan uniknya, aku menginginkan kesana kelak dengan suamiku. Bagiku, London sangat romantis. Aku justru tidak terlalu tertarik dengan kota-kota di Eropa yang berlabel "kota romantis" seperti Paris dan yang lainnya. aku ingin sekali menjadikan London sebagai kota yang menjadi saksi ku nantinya pada saat aku mengawali pernikahan hihi bisa dibilang pengen sekali bulan madu ke London (ijabah ya Allah..amin).
Makanya, untuk mencapai mimpi ini aku bertekad jika kelak memiliki penghasilan sendiri, aku ingin giat mengumpulkan uang agar mimpiku terlaksana dan senantiasa berdoa agar Allah senantiasa memberikan keesehatan dan pengharapan yang kuat sampai mimpi ini benar-benar terlaksana. ga sabar pengen segera mewujudkan mimpi ini.
London, tunggu aku :)
Makanya, untuk mencapai mimpi ini aku bertekad jika kelak memiliki penghasilan sendiri, aku ingin giat mengumpulkan uang agar mimpiku terlaksana dan senantiasa berdoa agar Allah senantiasa memberikan keesehatan dan pengharapan yang kuat sampai mimpi ini benar-benar terlaksana. ga sabar pengen segera mewujudkan mimpi ini.
London, tunggu aku :)
Welcome to the club!
at 7:25 AM
Sudah masuk minggu ke-2 menjadi mahasiswi Public Relations (maklum,baru perminatan..heheeeuu). Seneng tapi juga was-was. Kuliah yang awalnya kukira lebih ringan,tnyt makin mendesak. Heuuu, bismillah aja deh. Semoga langkah di semester ini di beri bimbingan dan perlindungan Allah dan semoga kuliah ini masih menjadi amanat untuk ku.
Ya Allah, kuatkan langkahku,bulatkan tekadku dan perbesar semangatku. Untuk hidup yang penuh berkah dan semakin baik. Dan patinya, bisa jadi Public Relation yg berkualitas. Amin! SMANGAT WINK!! :) :)
Ya Allah, kuatkan langkahku,bulatkan tekadku dan perbesar semangatku. Untuk hidup yang penuh berkah dan semakin baik. Dan patinya, bisa jadi Public Relation yg berkualitas. Amin! SMANGAT WINK!! :) :)
Subscribe to:
Comments (Atom)









